Sigli (11/05/2026) - Kegiatan Analisa Pengembangan BUMDesa yang berlangsung di Oproom Setdakab Pidie dengan tema “Bangkitkan Ekonomi Gampong Bersama BUMDesa melalui Analisa Pengembangan Usaha BUMDesa”. Acara ini diikuti oleh 100 pengurus BUMDesa terpilih dari seluruh Kabupaten Pidie dengan pelaksanaannya dibagi dalam 2 (dua) hari dengan masing-masing diikuti 50 peserta. Acara dibuka oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pidie, Dr. Drs. H. Nadhar Putra, M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengurus BUMDesa agar mampu mengembangkan usaha produktif yang sesuai dengan kebutuhan pasar serta dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menggali potensi usaha yang produktif, serta mampu mengembangkan jenis usaha yang dibutuhkan pasar, salah satunya kebutuhan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Acara ini dipandu oleh moderator Fakrurrazi selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kab. Pidie, dengan menghadirkan dua pemateri utama yaitu : materi pertama mengenai dasar-dasar keuangan dan regulasi BUMDesa disampaikan oleh Dr. Drs. H. Nadhar Putra, M.Si. Sedangkan materi kedua bertajuk “Mengenal BUMDesa: dari Dana Desa jadi Penghasilan Desa” dipaparkan oleh Dr. Hilmi, S.E., M.M., CBA., CTAM, dosen Pascasarjana Politeknik Lhokseumawe. Kemudian acara di akhiri dengan tanya jawab dengan peserta. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pidie berharap BUMDesa mampu menjadi motor penggerak ekonomi gampong, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pada sesi berikutnya lanjutan materi tambahan dari Perpajakan dengan topik bahasan yaitu Aspek Perpajakan Bumdes/BUMG, pada kesempatan ini juga disampaikan tentang regulasi-rugulasi yang mengatur perpajakan Bumdes serta paparan progress Bumdes di Kabupaten Pidie yang sudah melakukan pelaporan pajak tahunan lembaganya. Kemudian paparan dari Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Pidie (Mustafa Kamal, M.Pd), beliau menjelaskan potensi dan peluang usaha yang dapat dikerjasamakan antara SPPG dengan Bumdes dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pada sesi akhir paparan dari Project Management Organizer (PMO) Kopdes MP Kab. Pidie (Darmawan) dengan paparan terkait regulasi yang berhubungan dengan Kopdes MP serta metode kolaborasi antara Bumdes, MBG dan Kopdes MP dalam melakukan pengembangan usaha dengan konsep tidak mematikan unit usaha satu sama lainnya. Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta. Rekomendasi dari seluruh rangkaian acara ini adalah:
(1). Diperlukan kolaborasi antara Bumdes, Kopdes MP dan MBG dalam melakukan pengembangan usaha serta tidak tumpang tindihnya unit usaha yang dilakukan oleh masing-masing Lembaga
(2). Penguatan regulasi oleh Pemerintah Daerah Kab. Pidie untuk pengembangan usaha Bumdes serta dukungan pendanaan jika diperlukan.(3). Adanya MoU antara Bumdes, Kopdes MP, SPPG (MBG) serta Lembaga-lembaga yang konsens terhadap pengembangan ekonomi lokal desa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar