Pidie – Pemerintah Kabupaten Pidie bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh dan Bank Syariah Indonesia (BSI) menggelar Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Tahun 2026. Kegiatan dibuka secara resmi di Oproom Setdakab Pidie, Selasa (28/07/2026).
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pidie Apriadi Ahmad, S.Sos., hadir langsung memimpin pembukaan.
Cetak Masyarakat Cerdas Keuangan
Mengusung tema “Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini fokus pada 3 hal: meningkatkan literasi keuangan, mendorong inklusi, dan melindungi masyarakat dari kejahatan keuangan digital.
Dalam sambutannya, Apriadi yang mewakili Bupati mengatakan, Pemkab Pidie menyampaikan apresiasi kepada OJK Aceh dan BSI KC Sigli yang telah menggagas program tersebut.
“GENCARKAN adalah gerakan nasional yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara masif dan merata. Kami berharap masyarakat Pidie bisa diedukasi untuk mengelola dan menyikapi keuangan dengan bijak,” ujar Apriadi.
Waspada Pinjol Ilegal dan Judi Online
Tak hanya edukasi, Bupati juga menitipkan pesan khusus. Masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta lebih waspada terhadap pinjaman online ilegal, investasi bodong, hingga judi online yang kini marak.
“Oleh karena itu, edukasi keuangan sangat penting. Ini bentuk komitmen kita meningkatkan literasi keuangan, khususnya bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie,” tegasnya.
Apriadi berharap seluruh peserta tidak hanya paham teori. Setelah kegiatan ini, mereka diharapkan mampu mengelola keuangan secara sehat, cerdas mengambil keputusan finansial, dan menjadi agen literasi di kantor maupun di tengah masyarakat.
Edukasi Langsung dari BSI
Acara dilanjutkan dengan sesi sosialisasi dan pemaparan materi. Narasumber dari ARTBM BSI Area Banda Aceh, Nira Nirmala dan Branch Manager BSI KC Sigli, Merdeka Maulana memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan, layanan perbankan syariah, serta strategi peningkatan literasi dan inklusi keuangan.
Turut hadir Asisten Direktur Kantor OJK Aceh Harfinans Harlan, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Pidie Yunadi, S.H., Area Manager BSI Bambang Prasetia, serta peserta dari kalangan ASN dan UMKM binaan BSI.
Dengan adanya GENCARKAN 2026, Pemkab Pidie berharap lahir generasi masyarakat yang tidak hanya melek finansial, tapi juga terlindungi dari jerat kejahatan keuangan digital.