Jumat, 28 Agustus 2026

OJT Pengisian Aplikasi Monev Dana Desa Tahun 2026 kepada PD dan PLD

Pidie,27 Agustus 2026_ Kegiatan On the Job Training (OJT) pengisian Aplikasi Monitoring dan Evaluasi Dana Desa (Monev DD) Tahun 2026 dilaksanakan kepada Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Pidie sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan aplikasi Monev DD secara tepat, tertib, dan sesuai dengan tahapan pengelolaan Dana Desa.

Pelaksanaan OJT dilakukan secara praktik langsung (learning by doing) dengan membahas alur penginputan data mulai dari tahap perencanaan, penyaluran Dana Desa, sampai dengan penginputan APBDes. Pada tahap perencanaan, peserta diberikan pemahaman mengenai pengisian dan pemutakhiran data perencanaan desa yang menjadi dasar dalam proses monitoring Dana Desa Tahun 2026.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pendampingan dalam proses penginputan dan monitoring penyaluran Dana Desa, termasuk memahami tahapan penyaluran serta memastikan data yang dimasukkan ke dalam aplikasi sesuai dengan kondisi dan dokumen administrasi desa.



Pada tahap APBDes, OJT difokuskan pada praktik penginputan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, termasuk pendapatan, belanja, pembiayaan, serta data yang berkaitan dengan penggunaan Dana Desa. Peserta juga diarahkan untuk melakukan pengecekan kembali terhadap data yang telah diinput agar dapat meminimalkan kesalahan dan menjaga kesesuaian antara data pada aplikasi dengan dokumen APBDes desa.

Melalui kegiatan OJT ini diharapkan PD dan PLD Kecamatan Pidie mampu memahami seluruh alur penggunaan Aplikasi Monev DD Tahun 2026, mulai dari perencanaan hingga APBDes, serta dapat memberikan pendampingan kepada pemerintah desa dalam melakukan penginputan, pemutakhiran, dan validasi data secara akurat, tepat waktu, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas monitoring dan evaluasi pengelolaan Dana Desa Tahun 2026 sehingga data yang tersedia dalam aplikasi dapat menjadi bahan informasi dalam mendukung pelaksanaan pendampingan dan pengawasan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.

Kamis, 20 Agustus 2026

Dorong Mobilitas Pelayanan Ke Masyarakat, Bupati Pidie Serahkan Motor Baru Untuk Imum Mukim.

     Pemerintah Kabupaten Pidie menyerahkan sebanyak 97 unit sepeda motor Honda Vario 160 CBS kepada para Imum Mukim se-Kabupaten Pidie.

Penyerahan kendaraan operasional ini berlangsung di halaman tengah Kantor Bupati Pidie, Rabu (19/8/2026), bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Mukim se-Kabupaten Pidie.



Kendaraan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie dalam mendukung kelancaran tugas para Imum Mukim, terutama dalam pelayanan, koordinasi, dan pembinaan masyarakat di wilayah masing-masing.

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah menyampaikan bahwa mukim memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Aceh, khususnya dalam menjaga keharmonisan dan ketertiban serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui mekanisme adat.

Dengan adanya kendaraan operasional ini, para Imum Mukim diharapkan semakin mudah menjangkau wilayah kerja, berkoordinasi dengan pemerintah gampong maupun kecamatan, serta menjalankan fungsi pembinaan masyarakat secara optimal.

Selain kendaraan operasional, Pemerintah Kabupaten Pidie juga memberikan dukungan operasional kepada mukim di luar honor yang diterima para Imum Mukim.

Wakil Bupati Pidie Alzaizi turut menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan mukim sebagai bagian dari upaya menjaga kekhususan Aceh dan keberadaan lembaga adat yang masih memiliki peran penting di tengah masyarakat.

Para Imum Mukim juga diharapkan dapat terus mendukung berbagai program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan hingga tingkat gampong dan sekolah, termasuk program Satu Hari Satu Ayat.

Semoga kendaraan operasional ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya, serta semakin memperkuat pelayanan dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. 🤝

Meusyeuhu Pidie, Meusyariat Pidie.

Kamis, 13 Agustus 2026

Monitoring Kegiatan IST Operator Desa se Kecamatan Mutiara Timur tentang Pemutakhiran Indeks Desa (ID) Tahun 2026

Pidie 12082026_Bersama Korkab dan TAPM Kabupaten Pidie berkunjung ke Kecamatan Mutiara Timur dalam rangka melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan IST (In Service Training) kepada Operator Desa terkait Pemutakhiran Indeks Desa (ID) Tahun 2026. Kegiatan IST tersebut dilaksanakan oleh pihak Kecamatan Mutiara Timur sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan Operator Desa dalam melakukan pemutakhiran serta penginputan data Indeks Desa Tahun 2026.


Kegiatan ini dilaksanakan atas inisiasi Pihak Kecamatan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemutakhiran data Indeks Desa di wilayah Kecamatan Mutiara Timur. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemantauan terhadap proses pembelajaran, pemahaman operator, serta kendala yang dihadapi dalam penginputan dan pemutakhiran data pada aplikasi Indeks Desa.


Selanjutnya, TAPM Kabupaten Pidie memberikan penguatan dan arahan teknis kepada pihak kecamatan dan Operator Desa agar proses pemutakhiran data dilakukan secara cermat, sesuai kondisi riil desa, serta dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Rabu, 05 Agustus 2026

Ini usaha cuan yang dilakukan BUMG di Pidie

 


Sigli - Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Asoe Donya di Gampong Tampieng Baro,

 Kecamatan Indrajaya, Pidie, mengembangkan peternakan ayam petelur guna meningkatkan

 pendapatan desa dan membangun ketahanan pangan di desa tersebut.


Direktur BUMG Asoe Donya Muazin, Rabu, mengatakan untuk tahap pertama ada sebanyak 300 ekor ayam petelur yang dikelola dan sudah menghasilkan telur.

"Pengembangan usaha peternakan ini kami lakukan secara bertahap. Tahap pertama ada sebanyak 300 ekor dan kini sudah menghasilkan telur," katanya.

Muazin mengatakan pengembangan peternakan ayam petelur dirintis dirinya bersama 10 anggota BUMG Asoe Donya. Usaha tersebut sudah berjalan selama tiga bulan.

Modal awal peternakan ayam petelur, kata dia, bersumber dari dana desa pada 2025 yang dialokasikan untuk program ketahanan pangan Rp158 juta. Dana tersebut digunakan untuk pembuatan kadang serta pengadaan 300 ekor ayam petelur.

"Kini, usaha ayam petelur tersebut menghasilkan 280 hingga 290 butir telur setiap harinya. Terkadang pada hari tertentu, produksi telur mencapai 300 butir. Selain untuk ketahanan pangan, hasil peternakan ini juga berkontribusi untuk pendapatan desa," katanya.

Telur ayam yang dihasilkan, kata dia, dijual untuk kebutuhan masyarakat Gampong Tampieng Baroeh. Harga jual berkisar  Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per papan isi 30 butir.

"Harga jual lebih murah harga pasar. Kami juga mengikuti harga pasar di pasaran Kecamatan Indra Jaya. Hasil panen di tahap awal menjadi modal BUMG menambahkan modal usaha peternakan ayam petelur tersebut," katanya.

Muazin mengharapkan adanya dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan usaha peternakan ayam petelur. Pihaknya menargetkan lebih banyak ayam petelur hingga 8.000-an ekor.

"Selain pemerintah daerah, kami berharap dukungan pihak lainnya dalam pengembangan usaha peternakan ayam petelur sebagai upaya dalam membangun kemandirian gampong. Selama ini kendala kami adalah keterbatasan modal usaha," kata Muazin.

Sekretaris Desa Gampong Tampieng Baroe Jumadi mengapresiasi kinerja BUMG Asoe Donya. Keberhasilan BUMG mengembangkan peternakan ayam petelur menjadi perhatian pemerintah desa dalam menambah usulan modal usaha 

"Kami optimis usaha peternakan telur ini berjalan sesuai dengan harapan dan memberi kontribusi pada peningkatan pendapatan Gampong Tampieng Baroe," kata Jumadi.


Bupati Pidie Sarjani Tambah APBG Rp 3,8 Miliar, Fokus pada 2 Kegiatan Ini

SIGLI - Bupati Pidie , Sarjani Abdullah menambah Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) Tahun 2026 sekitar Rp3,8 miliar lebih, bersumbe...